Rabu, 27 Maret 2013

pengertian shot,scene,squcuen



Scene memberi definisi tempat atau setting dimana kejadian dilangsungkan. Ungkapan ini dijamin dari produksi teater, dimana sebuah babak bisa dibagi dalam sejumlah scene, masing – masingnya berlangsung pada lokasi yang berbeda. Satu scene bisa terdiri dari satu shot atau sejumlah shot yang menggambarkan peristiwa yang bersinambungan.
Contoh  : film up yang aktornya ellie dan carl mereka sedang berdialog di dalam rumah dengan ditutupi oleh selimut dan digantungkan dengan sehelai tali yang membentuk sebuah tenda kemah dalam adengan tersebut terdiri dari beberapa shot dari detik ke 0:05 kurang lebihnya sampai ke detik 0:30
Shot mendefinikan suatu rangkaian gambar hasil rekaman kamera tanpa interupsi. Tiap shot adalah satu take. Apabila dibuat shot tambahan diambildari set – up yang sama di sebabakan kareana kesalahan teknik atau dramatic shot – shot tambahan itu dinamakan re – take. Kalau set – up diubah dalam satu dan lain cara kamera berpindah, lensa berubah atau action lain yang diambil itu adalah shot baru, bukan sebuah re – take.
Contoh: film up adegan berdialog ellie dan carl dari detik ke 0:5 sampai detik ke 0:35
Sebuah sequence adalah serangkaian atau shot – shot, yang merupakan suatau kesatuan utuh. Sebuah sequence bisa berlangsung pada satu setting atau di beberapa setting. Action harus berkait secara tepat dalam sebuah sequence manakala terdiri dari sejumlah shot yang runtut dengan cut langsung hingga melukiskan kejadian yang berlangsung sebagaiamana kenyataan sebenarnya.
Sebuah sequence bisa dimulai sebagai adegan exterior, dan dilanjutkan di dalam gedung, karena sang pemain masuk dan terlibat percakapan atau lainya. Sebuah sequence bisa dimulai atau diakhiri dengan sebuah “ fade “ atau “ dissolve “; atau bisa pula dengan “ cut “ langsung dengan mengelompokkan semua sequence.
Pada dasarnya kamera angle dibagi dalam tiga jenis yaitu:
  • Obyektif camera angle
Angle objektif maksudnya adalah kamera menjadi point of view cerita, artinya penonton melihat semua elemen visual yang sutradara berikan dalam filmnya. Contoh yang paling gampang adalah dalam film dokumenter di mana orang-orang tidak melihat ke arah lensa kamera atau dalam candid shot/kamera tersembunyi.
  • Subyektif camera angle
Angle subjektif maksudnya adalah seperti personal view point artinya penonton berpartisipasi dalam sebuah shot seperti pengalaman sendiri. Contohnya adalah shot dari udara atau aerial shot yang memperlihatkan pemandangan kota. Atau birds point of view.
Jika seorang aktor melihat langsung ke arah lensa/penonton maka penonton di sini juga berpartisipasi dalam sebuah shot tersebut, maka bisa juga disebut angle subjektif.
  • Point of view
Point of view adalah pandangan subjektif dari subjek dalam scene. Maksudnya jika kita melihat seorang aktor melihat ke arah langit kemudian shot selanjutnya adalah arak-arakan mega di langit maka shot ke dua tersebut adalah point of view subjek tersebut.
Sumber dari Wikipedia
Contoh obyektif
 film up http://www.youtube.com/watch?v=UTBQYAE-pMk dari detik ke 0:5 smpe ke 0:22
contoh subyektif
film up http://www.youtube.com/watch?v=UTBQYAE-pMk dari menit ke 1 : 59 sampai ke 2:02
contoh poin of view
film up http://www.youtube.com/watch?v=UTBQYAE-pMk dari menit ke 2: 24 sampai ke 2:32


Scene memberi definisi tempat atau setting dimana kejadian dilangsungkan. Ungkapan ini dijamin dari produksi teater, dimana sebuah babak bisa dibagi dalam sejumlah scene, masing – masingnya berlangsung pada lokasi yang berbeda. Satu scene bisa terdiri dari satu shot atau sejumlah shot yang menggambarkan peristiwa yang bersinambungan.
Contoh  : film up yang aktornya ellie dan carl mereka sedang berdialog di dalam rumah dengan ditutupi oleh selimut dan digantungkan dengan sehelai tali yang membentuk sebuah tenda kemah dalam adengan tersebut terdiri dari beberapa shot dari detik ke 0:05 kurang lebihnya sampai ke detik 0:30
Shot mendefinikan suatu rangkaian gambar hasil rekaman kamera tanpa interupsi. Tiap shot adalah satu take. Apabila dibuat shot tambahan diambildari set – up yang sama di sebabakan kareana kesalahan teknik atau dramatic shot – shot tambahan itu dinamakan re – take. Kalau set – up diubah dalam satu dan lain cara kamera berpindah, lensa berubah atau action lain yang diambil itu adalah shot baru, bukan sebuah re – take.
Contoh: film up adegan berdialog ellie dan carl dari detik ke 0:5 sampai detik ke 0:35
Sebuah sequence adalah serangkaian atau shot – shot, yang merupakan suatau kesatuan utuh. Sebuah sequence bisa berlangsung pada satu setting atau di beberapa setting. Action harus berkait secara tepat dalam sebuah sequence manakala terdiri dari sejumlah shot yang runtut dengan cut langsung hingga melukiskan kejadian yang berlangsung sebagaiamana kenyataan sebenarnya.
Sebuah sequence bisa dimulai sebagai adegan exterior, dan dilanjutkan di dalam gedung, karena sang pemain masuk dan terlibat percakapan atau lainya. Sebuah sequence bisa dimulai atau diakhiri dengan sebuah “ fade “ atau “ dissolve “; atau bisa pula dengan “ cut “ langsung dengan mengelompokkan semua sequence.
Pada dasarnya kamera angle dibagi dalam tiga jenis yaitu:
  • Obyektif camera angle
Angle objektif maksudnya adalah kamera menjadi point of view cerita, artinya penonton melihat semua elemen visual yang sutradara berikan dalam filmnya. Contoh yang paling gampang adalah dalam film dokumenter di mana orang-orang tidak melihat ke arah lensa kamera atau dalam candid shot/kamera tersembunyi.
  • Subyektif camera angle
Angle subjektif maksudnya adalah seperti personal view point artinya penonton berpartisipasi dalam sebuah shot seperti pengalaman sendiri. Contohnya adalah shot dari udara atau aerial shot yang memperlihatkan pemandangan kota. Atau birds point of view.
Jika seorang aktor melihat langsung ke arah lensa/penonton maka penonton di sini juga berpartisipasi dalam sebuah shot tersebut, maka bisa juga disebut angle subjektif.
  • Point of view
Point of view adalah pandangan subjektif dari subjek dalam scene. Maksudnya jika kita melihat seorang aktor melihat ke arah langit kemudian shot selanjutnya adalah arak-arakan mega di langit maka shot ke dua tersebut adalah point of view subjek tersebut.
Sumber dari Wikipedia
Contoh obyektif
 film up http://www.youtube.com/watch?v=UTBQYAE-pMk dari detik ke 0:5 smpe ke 0:22
contoh subyektif
film up http://www.youtube.com/watch?v=UTBQYAE-pMk dari menit ke 1 : 59 sampai ke 2:02
contoh poin of view
film up http://www.youtube.com/watch?v=UTBQYAE-pMk dari menit ke 2: 24 sampai ke 2:32

Tidak ada komentar:

Posting Komentar